TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Probolinggo dan Situbondo Rebutan Savana Cikasur di Gunung Argopuro

12/05/2018 - 12:47 | Views: 7.61k
Tim Kabupaten Probolinggo saat ekspedisi ke Savana Cikasur (FOTO: Kominfo Kabupaten Probolinggo)

TIMESSANGGATTA, PROBOLINGGO – Sengketa perbatasan antara Pemkab Probolinggo dan Situbondo, Jawa Timur, kembali menyeruak. Kedua daerah sama-sama mengklaim Padang Savana Cikasur di kawasan Situs Dewi Rengganis, Gunung Argopuro sebagai wilayahnya.

Sabtu (5/5/2018) lalu, tim Percepatan Pembangunan Destinasi Wisata Kabupaten Probolinggo, yang melakukan ekspedisi perdana ke Savana Cikasur lewat Baderan, Situbondo.

Tim terdiri atas eksekutif dan legislatif. KPH Probolinggo juga ikut serta dalam ekspedisi. Kemudian dalam website bromoinfo.id, tak lama setelah ekspedisi, Pemkab menulis bahwa Savana Cikasur masuk wilayahnya. 

Tapi Sabtu (12/5/2018) siang, berita di situs resmi Pemkab Probolinggo itu sudah tak tersedia.

Langkah Pemkab Probolinggo itu langsung direspon Situbondo. Sebagaimana dikutip bangsa  online, Anggota DPRD Kabupaten Situbondo, Hadi Priyanto, menyebut bahwa kawasan tersebut masuk wilayah Situbondo sejak zaman Belanda.

Dari informasi yang dihimpun TIMES Indonesia, Probolinggo mengacu pada Peta Rupa Bumi dengan skala 1:25.000 yang dikeluarkan Bakorsutanal 1999, serta Peta Topografi Ditjen Geologi dan Tata Lingkungan pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dengan skala 1:50.000.

Adapun Situbondo, mengacu pada Peta Java Resn Pasoeroean Basuki 1923-1924 Blas XL-57 C Afdeling Panaroekan (Peta Belanda). 

Sengketa ini, telah berlangsung sejak 2006 silam. Panas-dingin hubungan Kabupaten Probolinggo dan Situbondo terkait Cikasur di Gunung Argopuro ini, terus terjadi. Tahun lalu misalnya, sengketa perbatasan ini juga mencuat ke permukaan. (*)

Jurnalis : Muhammad Iqbal
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Sanggatta
Top

search Search