Pendidikan
Unik, Pawai Tahun Baru Islam SD Alam Baiturrahman Diselingi Aksi Pungut Sampah
13-09-2018 - 00:15 | Views: 321
Siswa SD Alam Baiturrahman sedang memungut sampah di pinggir jalan saat pawai tahun baru Islam yang digelar hari ini, Rabu (12/9/2018). (FOTO: Andry Subandono/TIMES Indonesia)
Siswa SD Alam Baiturrahman sedang memungut sampah di pinggir jalan saat pawai tahun baru Islam yang digelar hari ini, Rabu (12/9/2018). (FOTO: Andry Subandono/TIMES Indonesia)

SANGATTATIMES, BONTANG – Dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1440 Hijriah, ratusan siswa SD Alam Baiturrahman Bontang melaksanakan kegiatan pawai ta'aruf sejauh 2 kilometer dengan berjalan kaki pada hari ini, Rabu (12/9/2018). Rute pawai dimulai dari sekolah menuju Pasar Citra Mas Loktuan Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi peserta didik dalam memeriahkan tahun baru Islam sehingga tumbuh kebanggaan dan peduli pada perkembangan agama Islam. Disamping itu, juga melatih jiwa sosial siswa serta berbagi kebahagiaan dengan orang di sekitarnya.

Siswa-SD-Alam-Baiturrahman-a.jpg

Uniknya, kegiatan pawai yang dilaksanakan SD Alam ini dipadukan dengan aksi pungut sampah plastik yang ditemui sepanjang jalur pawai. Sampah plastik itu dikumpulkan ke dalam karung yang dibawa oleh beberapa siswa dan di buang ke tempat sampah terdekat.

Tak hanya itu, pantauan TIMES Indonesia (timesindonesia.co.id) selama pelaksanaan, siswa juga bersedekah dengan membagikan nasi bungkus kepada warga di sekitar sekolah. Selain warga, juga diberikan kepada para petugas kebersihan jalan raya, petugas pertamanan, petugas parkir dan orang sekitar yang ditemuinya. Nasi bungkus tersebut dibawa siswa dari rumah masing-masing.

Kepala Sekolah SD Alam Baiturrahman Adiah Murwidiastuti, menjelaskan kegiatan pagi itu merupakan aplikasi beberapa kegiatan yang telah diajarkan di sekolah alam. Adiah pun mencontohkan aksi pungut sampah plastik itu. "Kalau di sekolah, aksi itu dinamakan operasi semut. Karena dilakukan secara beramai-ramai dan gotong-royong," ungkapnya.

Siswa-SD-Alam-Baiturrahman-b.jpg

Operasi semut adalah kegiatan bersih-bersih yang dilakukan siswa SD Alam sehari-hari setiap paginya sebelum beraktivitas di kelas. "Jadi ini hal yang biasa bagi anak-anak di sekolah. Untuk itu, sembari berpawai, anak-anak mengaplikasikannya di sini dan berusaha berperan membersihkan lingkungan," tutur Kepsek SD Alam itu.

Sementara itu, Agustin Sulistyawati selaku pengajar SD Alam sekaligus ketua panitia, menjelaskan peringatan tahun baru Islam tahun ini sengaja dikemas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yang bertemakan 'Peduli Lingkungan, Peduli Sesama'.

Menurutnya, berpawai dibarengi dengan memungut sampah selama perjalanan bisa memberikan sedikit pesan nyata kepada masyarakat agar selalu menjaga lingkungannya dan membuang sampah pada tempatnya, terutama sampah plastik. Disamping itu, aksi berbagi nasi bungkus kepada warga sebagai bentuk ungkapan rasa kepedulian sosial yang dilatih sejak dini.

Dengan pelaksanaan kegiatan yang bertemakan ini, diharapkan siswa lebih peduli dan berperan menjaga kelestarian lingkungan sekitarnya sehingga menciptakan kreatifitas dalam diri siswa. Tidak hanya lingkungan, para siswa juga diajarkan untuk lebih peduli terhadap masalah-masalah sosial di sekitarnya.

"Harapan kami sebagai pengajar, ke depan para siswa akan selalu mengingat euforia tahun baru islam tiap tahunnya. Agar dapat menjadi generasi islami yang cinta terhadap agamanya. Semoga tahun ini penuh keberkahan," tutupnya.

Pawai yang dalam rangka memperingati tahun baru Islam ini terbagi menjadi dua arah. Siswa kelas 1 hingga kelas 3 SD Alam Baiturrahman, mengunjungi rumahvwarga sekitar sekolahan. Sedangkan siswa kelas 4 hingga 6, berpawai menuju Pasar Citra Mas Loktuan.(*)

Pewarta
: Andry Subandono
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: Sholihin Nur