Peristiwa - Nasional
Bantu Korban Gempa Lombok, RSUD dr Moewardi Surakarta Kirim Dokter Spesialis
08-08-2018 - 12:36 | Views: 153
Ketua tim medis dari RSUD dr Moewardi Surakarta, dr Arifin Sp PD KIC (paling kiri) saat berbincang dengan Wakil Direktur RSUD Provinsi NTB dr H Agus Pracoyo (baju putih) dan Ketua IDI NTB dr Dody  di Mainhall, Rabu (8/8/2018). (FOTO: Abdul Muis/TIMES Indo
Ketua tim medis dari RSUD dr Moewardi Surakarta, dr Arifin Sp PD KIC (paling kiri) saat berbincang dengan Wakil Direktur RSUD Provinsi NTB dr H Agus Pracoyo (baju putih) dan Ketua IDI NTB dr Dody di Mainhall, Rabu (8/8/2018). (FOTO: Abdul Muis/TIMES Indo

SANGATTATIMES, MATARAMRSUD dr Moewardi Surakarta mengirim dokter spesialisnya untuk membantu menangani pasien korban gempa Lombok.

Tim yang dipimpin dr Arifin Sp PD KIC ini, sudah bergabung dengan tim medis RSUD Provinsi NTB yang dikomandani dr H Lalu Fikri Hamzi MM, Rabu (8/8/2018).

RSUD-dr-Moewardi-Surakarta-2.jpg

"Kami datang ini atas inisiatif tim. Setiap ada bencana kami selalu hadir," jelas Arifin, yang juga dokter spesialis penyakit dalam ini.

Tidak tanggung-tanggung dokter yang diterjunkan. "Kami bawa dokter spesialis di bidang dan keahlian masing masing," jelas pria 46 tahun ini.

Untuk ortopedi, menurut dia, ada lima dokter spesialis. Penyakit dalam (3), anestesi (3), psikiatri (3), bedah (2), dokter anak (2), jantung (1).

RSUD-dr-Moewardi-Surakarta-3.jpg

Mereka akan bertugas selama satu sampai dua minggu. Tapi program tim ini, menurut dia, akan berlangsung hingga 6 bulan.

Tim yang juga dianggotai personil Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta ini, begitu mendarat di Lombok langsung menuju lokasi gempa.

"Tim SAR dan Mapala yang kita bawa langsung buka medan dan bantu evakuasi korban," jelasnya.

Para dokter spesialis itu, menurut konsultan Intensif Care (ICU) RSUD dr Moewardi ini, akan bertugas selama seminggu. Minggu berikutnya mereka akan diroling dengan dokter pengganti.

"Di fase akut itu paling tiduk perlu waktu dua minggu dan tergantung kondisi gempa. Apa masih ada gempa susulan atau tidak," jelasnya.

Setelah masa fase akut  lewat, tim Surakarta ini, akan menggarap mentalitas korban. Untuk itu, diperlukan mendirikan posko untuk pelayanan langsung di lapangan.

Di posko kesehatan tersebut akan berisi dokter umum dan psikiatri. "Mereka akan membackup penuh," jelasnya.

Khusus untuk korban gempa Lombok ini, RSUD Dr Moewardi sudah menyiapkan sendiri logistik obat obatan. "Untuk obat jenis oral didistribusikan ke lapangan, sedang yang injeksi langsung dipakai di rumah sakit," jelas Arifin. (*)

Pewarta
: Abdul Muis
Editor
: Wahyu Nurdiyanto
Publisher
: