TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Pembongkaran Paksa Spanduk AHY di Banyuwangi Menjadi Perhatian Partai Demokrat

10/05/2018 - 12:24 | Views: 4.30k
Kunjungan AHY di Banyuwangi, 6 Mei 2018 lalu. (FOTO: Dokumentasi TIMES Indonesia)

TIMESSANGGATTA, BANYUWANGI – Pembongkaran paksa 300 lebih spanduk bergambar Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Jumat, 6 Mei 2018 lalu, masih menjadi perhatian keluarga besar Partai Demokrat. Terlebih memang tidak ada peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang melarang pemasangan foto tokoh Partai Politik (Parpol).

“Kalau ini dikaitkan dengan Capres atau Cawapres, ini tidak ada kaitannya, wong kita belum daftar kok, pendaftaran kan nanti bulan Agustus,” ucap Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Jawa Timur, Renville Antonio, Kamis (10/5/2018).

Yang ada, kata Renville, AHY adalah bagian dari struktur Partai Demokrat, yakni Komandan Komando Tugas Bersama (Kogama) Pemenangan Pemilu 2019, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

“Dan tidak ada aturan KPU yang melarang, kecuali kalau paslon gubernur yang tidak sesuai, untuk itu kita meminta laporan DPC (Dewan Pimpinan Cabang),” pungkas Renville.

Seperti diketahui, usai kunjungan putra mantan Presiden ke-6 sekaligus Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Banyuwangi, Jumat, 6 Mei 2018 lalu, seluruh spanduk tiba-tiba dibongkar paksa oleh petugas Satpol PP setempat. Hal ini diprotes Partai Demokrat.

Terlebih pemasangan juga dilakukan melalui prosesur perizinan yang berlaku. Setelah diprotes, petugas Satpol PP Banyuwangi kemudian melakukan pemasangan kembali. Selain 300 spanduk bergambar AHY, diwaktu yang sama ratusan bendera Partai Demokrat juga dibongkar paksa. (*)

Jurnalis : Syamsul Arifin
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher :
Copyright © 2018 TIMES Sanggatta
Top

search Search